Rahasia 6 Prinsip Kerja Kurang Penghasilan Banyak, Simak Baik-baik agar Kerjanya bisa Cerdas - Coins Financial

Halaman

    Social Items


Rahasia 6 Prinsip Kerja Kurang Penghasilan Banyak

Pada Tempo yang lalu Laruno bersama Tung Desem Waringin sukses membuat seminar WorkLess, EarnMore dengan 1.300 peserta. Bagi yang ada berhadir di seminar itu dan belajar Tentunya banyak wawasan ilmu dan pelajaran hidup yang telah dishare oleh Pak Tung dalam seminar tersebut. Semoga bisa bermanfaat untuk anda yang ingin sukses.

Para moderator telah menyunting dan menulis ulang secara lengkap dari isi pembahasan menarik yang dibahas pak tung dalam seminarnya itu, Silahkan disimak baik-baik
Prinsip Pertama : Tidak Menukar Waktu dengan Uang.
Gaji Rp.60 jt /th utk kerja 8 jam /hari. Mau jadi Rp. 600jt/ th? Gampang tinggal tambahi angka nol nya kan. Namun apakah kita bisa menambahi jam kerja jadi 80 jam/ hari? Tidak Bisa.

Boleh tidak, bekerja utk orang lain? Boleh, semaksimal mungkin anda dapat komisi, bagi hasil, option saham, atau bahkan saham. Caranya?
  1. Usul,
  2. Pindah Bagian Sales Marketing.
  3. Secepat mungkin naik jabatan sampai level yg dapat hal2 di atas.
Kalau bisa Bisnis maka kita akan punya faktor kali yg akan membuat kita Earn More.
Prinsip Kedua : Tidak Semua Bisnis sama Menghasilkan.
Pilih yang Margin Besar Omset Besar, bila belum bisa pilih yg Margin Kecil Omset Besar, atau Margin Besar walaupun Omset Kecil. Jauhi jenis bisnis yg Margin Kecil Omset Kecil.
Prinsip Ketiga : Gunakan Faktor Kali, baik Orang, Perusahaan maupun Teknologi.
Rahasia orang-orang Sukses adalah Mau, Mampu Mempekerjakan, Mempertahankan dan Mengembangkan Orang-orang yg Dahsyat. Rahasianya di sini kita mau berbagi.

Lanjut ya.. kita bahas tentang prinsip :

Prinsip Pertama : Tidak Menukar Waktu dengan Uang
Prinsip Kedua : Tidak Semua Bisnis sama Menghasilkan
Prinsip Ketiga : Gunakan Faktor Kali, baik Orang, Perusahaan maupun Teknologi

Sekarang kita bahas tiga prinsip berikutnya. Siap?
Prinsip Keempat : Belajar dan Praktek Marketing
Sebagai apapun profesi kita, maka kita akan selalu menjual. Misalnya :

  • Staff akunting (bukan bagian marketing) apa yang ia jual, yaitu hasil kerja berupa laporan laba rugi atau laporang keuangan bulanan.
  • Guru (bukan sales) apa yang ia jual, yaitu cara mengajarnya apakah mengasikkan, bagaimana cara ia menanggani murid yang nakal.

Begitu pentingnya Menjual dan Berjualan ini, karena seseorang dimanapun ia berada (dengan atau tanpa modal) masih akan bisa hidup, bila ia menguasai Marketing (berjualan dan negosiasi).

Prinsip workless, earnmore dalam belajar marketing ini adalah sama-sama melakukan usaha marketing namun hasilnya lebih besar. Contoh : sama melakukan iklan dengan pasang baleho seharga ratusan juta di daerah traffic tinggi dan bunyi iklannya adalah “Asuransi XXX Menjamin Perlindungan Diri Anda.”

Sama-sama katakan “teeeeeeeettttttttt” kurang joss ya.

Agar hasilnya lebih besar adalah iklan + penawaran begini _“Asuransi XXX Menjamin Perlindungan Diri Anda. Khusus untuk Anda yang membuka premi asuransi XXX dibulan Agustus ini. Premi mulai dari Rp 500ribu/bulan dan dapatkan hadiah langsung seharga Rp 15juta. Hubungi Call / WhatsApp / SMS ke +62 8xxx xxx xxx”_

Sama-sama mengeluarkan uang untuk biaya / cost iklan baleho-nya, tapi hasilnya bisa jadi berbeda. Karena kita berikan satu hal yang berbeda, yaitu Penawaran.
Prinsip Kelima : Belajar Kontrol
Baik Cash Flow, Stok, Piutang, Biaya-biaya, Mutu percuma Marketing Bagus namun jebol di pengeluaran. Harus Kontrol sehingga bisa Earn More. Omset naik 100% Laba tidak otomatis naik 100%. 1% penghematan yang terjadi maka 100% tambahan Profit Anda.

Mulai sekarang kita (pebisnis, karyawan atau profesi lainnya) mulai peka terhadap biaya-biaya yang perlu dihemat, maka hematlah. Agar bisa Earn More.
Prinsip Keenam : Perhatikan Sistem Layout dan Sistem Kerja yg efektif dan efisien
Sistem adalah urut-urutan tata cara kerja yang bila diulangi hasilnya sama. Bila mau menghasilkan yang hasil yang lebih maka urut-urutan kerja harus terus ditingkatkan agar lebih efektif dan efisien.

Seperti contoh dalam film the founder sejarah Mc Donald. Silahkan search di youtube “Speedee Service System”. Disana bercerita bagaimana menciptakan sistem kerja penyajian mc donald untuk menjadi fast food.

WOW… mulai mengatur layout kerja, sistem kerja mereka. Hasilnya.. Seperti yang sekarang kita lihat saat ini.

Rahasia 6 Prinsip Kerja Kurang Penghasilan Banyak, Simak Baik-baik agar Kerjanya bisa Cerdas


Rahasia 6 Prinsip Kerja Kurang Penghasilan Banyak

Pada Tempo yang lalu Laruno bersama Tung Desem Waringin sukses membuat seminar WorkLess, EarnMore dengan 1.300 peserta. Bagi yang ada berhadir di seminar itu dan belajar Tentunya banyak wawasan ilmu dan pelajaran hidup yang telah dishare oleh Pak Tung dalam seminar tersebut. Semoga bisa bermanfaat untuk anda yang ingin sukses.

Para moderator telah menyunting dan menulis ulang secara lengkap dari isi pembahasan menarik yang dibahas pak tung dalam seminarnya itu, Silahkan disimak baik-baik
Prinsip Pertama : Tidak Menukar Waktu dengan Uang.
Gaji Rp.60 jt /th utk kerja 8 jam /hari. Mau jadi Rp. 600jt/ th? Gampang tinggal tambahi angka nol nya kan. Namun apakah kita bisa menambahi jam kerja jadi 80 jam/ hari? Tidak Bisa.

Boleh tidak, bekerja utk orang lain? Boleh, semaksimal mungkin anda dapat komisi, bagi hasil, option saham, atau bahkan saham. Caranya?
  1. Usul,
  2. Pindah Bagian Sales Marketing.
  3. Secepat mungkin naik jabatan sampai level yg dapat hal2 di atas.
Kalau bisa Bisnis maka kita akan punya faktor kali yg akan membuat kita Earn More.
Prinsip Kedua : Tidak Semua Bisnis sama Menghasilkan.
Pilih yang Margin Besar Omset Besar, bila belum bisa pilih yg Margin Kecil Omset Besar, atau Margin Besar walaupun Omset Kecil. Jauhi jenis bisnis yg Margin Kecil Omset Kecil.
Prinsip Ketiga : Gunakan Faktor Kali, baik Orang, Perusahaan maupun Teknologi.
Rahasia orang-orang Sukses adalah Mau, Mampu Mempekerjakan, Mempertahankan dan Mengembangkan Orang-orang yg Dahsyat. Rahasianya di sini kita mau berbagi.

Lanjut ya.. kita bahas tentang prinsip :

Prinsip Pertama : Tidak Menukar Waktu dengan Uang
Prinsip Kedua : Tidak Semua Bisnis sama Menghasilkan
Prinsip Ketiga : Gunakan Faktor Kali, baik Orang, Perusahaan maupun Teknologi

Sekarang kita bahas tiga prinsip berikutnya. Siap?
Prinsip Keempat : Belajar dan Praktek Marketing
Sebagai apapun profesi kita, maka kita akan selalu menjual. Misalnya :

  • Staff akunting (bukan bagian marketing) apa yang ia jual, yaitu hasil kerja berupa laporan laba rugi atau laporang keuangan bulanan.
  • Guru (bukan sales) apa yang ia jual, yaitu cara mengajarnya apakah mengasikkan, bagaimana cara ia menanggani murid yang nakal.

Begitu pentingnya Menjual dan Berjualan ini, karena seseorang dimanapun ia berada (dengan atau tanpa modal) masih akan bisa hidup, bila ia menguasai Marketing (berjualan dan negosiasi).

Prinsip workless, earnmore dalam belajar marketing ini adalah sama-sama melakukan usaha marketing namun hasilnya lebih besar. Contoh : sama melakukan iklan dengan pasang baleho seharga ratusan juta di daerah traffic tinggi dan bunyi iklannya adalah “Asuransi XXX Menjamin Perlindungan Diri Anda.”

Sama-sama katakan “teeeeeeeettttttttt” kurang joss ya.

Agar hasilnya lebih besar adalah iklan + penawaran begini _“Asuransi XXX Menjamin Perlindungan Diri Anda. Khusus untuk Anda yang membuka premi asuransi XXX dibulan Agustus ini. Premi mulai dari Rp 500ribu/bulan dan dapatkan hadiah langsung seharga Rp 15juta. Hubungi Call / WhatsApp / SMS ke +62 8xxx xxx xxx”_

Sama-sama mengeluarkan uang untuk biaya / cost iklan baleho-nya, tapi hasilnya bisa jadi berbeda. Karena kita berikan satu hal yang berbeda, yaitu Penawaran.
Prinsip Kelima : Belajar Kontrol
Baik Cash Flow, Stok, Piutang, Biaya-biaya, Mutu percuma Marketing Bagus namun jebol di pengeluaran. Harus Kontrol sehingga bisa Earn More. Omset naik 100% Laba tidak otomatis naik 100%. 1% penghematan yang terjadi maka 100% tambahan Profit Anda.

Mulai sekarang kita (pebisnis, karyawan atau profesi lainnya) mulai peka terhadap biaya-biaya yang perlu dihemat, maka hematlah. Agar bisa Earn More.
Prinsip Keenam : Perhatikan Sistem Layout dan Sistem Kerja yg efektif dan efisien
Sistem adalah urut-urutan tata cara kerja yang bila diulangi hasilnya sama. Bila mau menghasilkan yang hasil yang lebih maka urut-urutan kerja harus terus ditingkatkan agar lebih efektif dan efisien.

Seperti contoh dalam film the founder sejarah Mc Donald. Silahkan search di youtube “Speedee Service System”. Disana bercerita bagaimana menciptakan sistem kerja penyajian mc donald untuk menjadi fast food.

WOW… mulai mengatur layout kerja, sistem kerja mereka. Hasilnya.. Seperti yang sekarang kita lihat saat ini.